Uber Mulai Mencatat Driver Yang Ugal-Ugalan

banner-1165976_1280

Mulai September ini, Uber mulai merekam data perjalanan
melalui aplikasi uber partner (aplikasi driver) untuk
mengetahui apakah perjalanan tersebut berjalan mulus
atau tidak. Data perjalanan yang direkam termasuk
rem mendadak, rem mendadak yang dilakukan sering,
banting setir dan akselerasi yang tajam (tancap gas).

Menurut Dorothy Chou, Head of Public Policy for safety,
privacy and security, sebagaimana dikutip oleh techinasia
hal ini ditujukan sebagai suatu peluang untuk meningkatkan
keselamatan perjalanan dengan menggunakan teknologu.

Ide utamanya adalah untuk menggunakan data sebagai referensi
untuk “memperkirakan, mencegah dan mengurangi” driver yang
ugal-ugalan yang beresiko terjadi kecelakaan atau mengurangi
kenyamanan penumpang.

Driver Uber di Singapura, Indonesia, Filipina, Australia,
Selandia Baru dan Bangalore akan mulai mendapatkan laporan
mengenai perjalanan mereka setiap hari melalui app.

Apakah driver akan mendapatkan teguran atau bahkan sanksi
berdasarkan laporan ini?

Hal tersebut belum dapat ditentukan saat
ini karena yang dicari berdasarkan data tersebut adalah
driver yang berbeda dengan yang lainnya yang berada di
lokasi yang sama. Driver yang “berbeda” inilah yang akan
dicatat dan didata.

Oleh karena itu bagi para Driver yang cara mengemudinya
“agresif” lebih baik mulai dari sekarang mulai mengurangi
hal tersebut karena Uber sudah mulai mencatat cara
mengemudi anda.

Ngu-ber On!


berhemat