Teminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta Ruwet Membingungkan dan Membahayakan

teminal 3

Kemarin adalah hari pertama terminal 3 ultimate (atau yang sekarang disebut terminal 3)
digunakan secara resmi. Untuk hari pertama dikabarkan ada 300 penerbangan yang dilaksanakan
melalui terminal 3. Kurang lebih ada 6000 penumpang yang menggunakan terminal 3 pada hari itu.

Berdasarkan pembicaraan dengan rekan-rekan driver uber yang mengetahui situasi di lapangan
disampaikan bahwa permasalahan utama dari operasional terminal 3 adalah TIDAK ADANYA RAMBU-RAMBU
yang jelas dan para petugas yang ditempatkan di lapangan adalah PETUGAS BARU yang sama-sama
kurang paham alur dan tata cara penumpang berangkat dan kedatangan. Para penumpang yang kebanyakan
sempat salah terminal (ke terminal 2) atau ke terminal 3 lama harus menemui penumpukan kendaraan
di jalur Terminal 3 karena TIDAK ADANYA KEJELASAN MENGENAI PARKIR sehingga mobil pengantar maupun
penjemput memilih untuk ngetem/berhenti di jalur kendaraan. Para petugas-pun tidak melakukan pengaturan
sehingga tidak terdapat KETERTIBAN berkaitan dengan traffic kendaraan.

Malamnya kita semua bisa membaca di pemberitaan media bahwa dibagian dalam terminal 3 tidak terdapat rambu
yang jelas sehingga para penumpang kebingungan. Selain itu kursi yang tersedia sangat terbatas sehingga para
penumpang terpaksa lesehan di lantai.

Sekjen PDIP, Hasto K. secara tegas memberikan kesaksian bahwa Terminal 3 tidak siap dan membahayakan para penumpang.

Bagi kawan-kawan driver yang mengantar ke bandara mohon dapat memastikan bahwa penumpang ybs menuju terminal yang
tepat dan mengantisipasi kendala-kendala yang terjadi pada hari kemarin. Percayalah bahwa kendala ini hanyalah diawal saja, kedepannya segalanya akan menjadi lebih baik.

Ngu-Uber on!


berhemat