UberPool Ribet Kurang Nyaman dan Lama Sampainya

 

Setelah sekitar seminggu UberPool diberlakukan di Jakarta, sudah mulai ada
feedback dari rider dan driver tentang pengalaman mereka ber-uberpool.

Banyak dari rider maupun driver yang masih bingung dengan mekanisme dan cara menggunakan UberPool. Ada beberapa rider yang salah paham dan akhirnya membatalkan request. Ada pula beberapa yang memang sengaja memilih UberPool karena ingin mencoba bagaimana rasanya.

Tanggapan dari rider sebagian besar merasa kurang nyaman karena harus berbagi kendaraan sampai dengan 3 (tiga) pihak yang berbeda. Dalam tulisan sebelumnya diasumsikan bahwa UberPool menyatukan 2 (Dua) trip, ternyata bukan hanya 2 namun bisa sampai 3 (tiga) trip. Bisa dibayangkan ribetnya, lamanya dan mati gayanya ada 3 kali pick-up dan 3 kali drop-off.

YA sebenarnya kalau dibayangkan aja sih pasti terlihat gak ada bagus-bagusnya,
tapi yang perlu diingat bahwa UberPool masih baru, jadi tidak banyak yang request.

Pada saat rider mulai memilih UberPool, maka baik rider dan driver akan menjadi terbiasa dan tidak kagok atau bingung, seluruh trip akan lebih efisien, jarak dan waktu tunggu akan makin singkat dan kita akan makin terbiasa berbagi kendaraan dengan orang yang belum kita kenal.

Akhirnya UberPool akan menjadi tidak ribet, nyaman, tidak lama nyampenya dan yang paling penting lebih hemat.

Untuk itu marilah mulai menggunakan UberPool untuk request berikutnya supaya UberPool akan semakin cepat menjadi solusi yang tidak ribet, nyaman, cepat dan hemat. Driver uber pun akan semakin ramah dan ceria karena dengan menyatukan trip maka penghasilan mereka akan lebih besar dengan biaya yang sama.


berhemat

Bagaimana Cara Mendapatkan Rating 5-Star Dari Penumpang?

UberIndonesia dalam channel youtubenya telah memberikan video tutorial yang saya sertakan diatas mengenai bagaimana cara-nya mendapat rating bintang 5 (lima) dari rider.

Seperti yang telah disampaikan pada saat training, untuk setiap selesai trip maka
driver akan diminta memberikan rating rider dan rider akan memberikan rating pada driver.

Berdasarkan tips dari Uber, untuk mendapatkan rating bintang 5 maka driver harus seperti ini:
1. Pakaian rapih, mobil bersih
2. Cepat jawab panggilan, paham lokasi penjemputan
3. Bukakan pintu jika memungkinkan
4. Kenali konsumen: apakah dia ingin lewat jalan tikus atau jalan utama?
5. Setir dengan enak, sabar, legowo
6. Ramah tamah dan komunikasi jelas
7. Kenali rute perjalanan

Masalahnya adalah tidak semua rider familiar dengan sistem rating seperti ini dan tidak paham bahwa layanan yang baik itu mestinya diberikan 5 bintang bukan 3 bintang. Hal ini disebabkan oleh pandangan umum bahwa kesempurnaan adalah mutlak milik Tuhan dan manusia cukup dapat maksimal 4 bintang saja.

Selain itu juga ada yang namanya potensi miskomunikasi (kalau ridernya orang asing atau luar kota) yang kadang-kadang terlalu curiga dibawa muter-muter atau memang sudah niat gak mau bayar.

Jadi intinya adalah sebagai driver hanya bisa mencoba memberikan yang terbaik yang bisa dilakukan ditengah-tengah kemacetan Jakarta yang membuat stress dan berbagai macam latar belakang rider yang masing-masing juga memiliki masalahnya sendiri.

Rating bintang lima bukanlah mutlak akibat dari pihak driver sendiri melainkan banyak faktor yang lain seperti keberuntungan, serendipity, latar belakang rider, situasi kemacetan, cuaca, dan apakah pas tanggal muda/tua.

Oleh karena itu setiap kali nguber, mulailah dengan berdoa dan tersenyum, berharap yang terbaik. Uber On!


berhemat

Layanan UberPOOL di Jakarta

uberpool

UberPOOL adalah sebuah fasilitas baru yang disediakan oleh Uber dimana rider dapat memilih untuk berbagi tumpangan kepada rider uber lain yang searah. Uber akan secara otomatis menghitung dan mencocokan 2 (dua) request UberPOOL yang searah dimana tambahan waktu (apabila dibandingkan dengan tidak berbagi tumpangan) hanya 5 menit atau kurang. Karena terdapat 2 (dua) request untuk 1 trip UberPOOL, maka masing-masing rider hanya bisa berdua sehingga total rider dalam satu kendaraan maksimal 4 penumpang.

Misalnya begini:

Ana bersama temannya Natasha ingin menggunakan Uber dari Pondok Indah Mall menuju Pacific Place

Joni ingin menggunakan Uber dari Wisma Pondok Indah menuju Energy Building di SCBD.

Pada saat Ana maupun Joni hendak request Uber, ternyata ada pilihan baru yaitu UberPOOL. UberPOOL memungkinkan rider untuk berbagi tumpangan yang searah. Apabila Ana maupun Joni tidak mau berbagi tumpangan, maka bisa request seperti biasa. Namun apabila mereka masing-masing tidak keberatan untuk berbagi tumpangan, mereka bisa memilih UberPOOL dan mendapatkan 25% discount dari harga normal apabila mereka tidak berbagi tumpangan.

Karena Ana hanya berdua dan Joni hanya sendirian, mereka berpikir lebih baik menggunakan UberPOOL selain menghemat biaya 25% juga dapat membantu mengurangi kemacetan.

Akhirnya datanglah Uber menjemput Ana dan Natasha di PI Mall, lalu menjemput Joni di Wisma PI dan kemudian Uber membawa mereka ke SCBD, menurunkan Joni di Energy Building dan akhirnya Ana dan Natasha di Pacific Place.

Yang perlu diperhatikan saat memilih Opsi UberPOOL:
1. Pastikan anda hanya sendiri atau paling banyak berdua
2. Harus siap di lokasi penjemputan karena driver hanya akan menunggu 2 menit.
3. Karena berbagi tumpangan, maka anda tidak bisa mampir-mampir atau mengubah tujuan.

Nah sekarang tentunya akan ada pertanyaan, apa untungnya bagi driver dengan adanya UberPOOL?
Keuntunganya adalah:
1. Kalau 2 trip yang berbeda, antara selesai trip pertama dan mulai trip kedua argo tidak jalan. UberPOOL ini kan sebenarnya 2 trip tapi jadi satu, jadi argo start pada saat jemputan pertama sampai drop off terakhir.
2. Karena discount hanya 25%, maka meskipun UberPOOL menyatukan 2 trip jadi 1, argo dihitung senilai 1,5 trip – padahal biaya bensin, waktu, capeknya 1 trip

Contoh:
Satu trip PI ke SCBD sekitar Rp24 ribu
UberPOOL menyatukan 2 trip yang masing2 discount 25% jadi Rp18ribu dikalikan 2 = Rp36 ribu.
Biaya semua sama dengan 1 trip tapi argo senilai 1,5 trip.

berhemat

Masalah-Masalah Pembagian Komisi Driver, Pemilik Kendaraan dan Rental

euro-447214_1920

 

Dalam artikel sebelumnya dijelaskan bahwa terdapat para hero, leader dan pioneer  dalam perkembangan uber di Indonesia yang kemudian menetapkan arah dasar pengembangan kemitraan dan pembagian persentase antara pemilik kendaraan, pemilik rental, dan driver uber.

Formula pembagian persentase tersebut yang kemudian menjadi acuan bagi para pemilik kendaraan, pemilik rental dan driver uber.

Masalahnya adalah ada beberapa pihak (baik pemilik kendaraan maupun pemilik rental) yang merasa berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan pihak lain (misalnya driver) sehingga mereka tidak mau mengikuti formula pembagian persentase yang umum berlaku. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan pihak yang merasa dirugikan dan kemudian mulailah mereka mencari peluang ditempat lain.

Sebagai contoh, banyak partner uber yang telah terlanjur bergabung dengan pinjam bendera rental kemudian mencari cara agar bisa keluar dari naungan rental dan langsung bergabung dengan uber sebagai individu.

Selain itu ketidakpuasan juga mungkin dirasakan oleh driver uber yang pembagian persentasenya  tidak sesuai dengan pasaran atau keberatan dengan sistem gaji tetap.

Sebagian besar ketidakpuasan/masalah terjadi karena pembagian yang tidak sesuai dengan pasaran,
namun ada juga masalah yang terjadi meskipun pembagian sudah sesuai dengan pasaran.

Misalnya mengenai rental. Ada pihak rental yang memberikan support penuh pada mitranya dalam keadaan timbul masalah di jalan: tilang, razia, mogok, tersesat, apps error, etc sehingga para mitra merasa puas meskipun harus memberikan bagian 5% kepada rental.

Namun ada juga rental yang menganggap bahwa mereka cukup menyediakan jasa “pinjam bendera” tanpa memberikan support apapun kepada mitranya. Tentu hal ini akan menimbulkan masalah apabila para mitra kemudian mengetahui bahwa kalau di rental lain bayar 5% mendapatkan support penuh, bukan hanya fee “pinjam bendera”


berhemat

Berapa Pasaran Pembagian Komisi Driver Uber

driver-1149997_1920

Karena ada tiga kelompok calon partner uber sebagai berikut:

1. Pemilik mobil yang ingin mengemudikan kendaraan/ mobilnya sediri bersama Uber

2. Pemilik kendaraan/ Mobil yang ingin berbisnis Uber dan mempekerjakan driver (tidak mengemudikan kendaraan/ mobilnya sendiri)

3. Driver yang ingin mengemudi bersama Uber namun tidak memiliki kendaraan/ mobil.

Maka kemudian akan timbul pertanyaan mengenai pasaran pembagian komisi bagi pemilik mobil, pemilik rental (apabila bergabung dan menggunakan bendera rental) serta bagian komisi driver.

Dalam perkembangan uber di Indonesia, terdapat hero atau leader atau pioneer yaitu para partner uber yang awal, yang mengembangkan bisnis uber sehingga berkembang pesat.

Beberapa contoh leader adalah Pak Haji yang berbasis di daerah kemayoran. Beliau termasuk  “brand ambasador” uber yang sangat sukses dalam merekrut driver uber.

Contoh yang lain adalah seorang ex-pengemudi taksi biru yang juga sukses merekrut rekan-rekan sesama ex-pengemudi untuk bergabung dengan perusahaan rental yang didirikannya sebagai partner uber.

Para hero, leader dan pioneer tersebutlah yang kemudian menetapkan arah dasar pengembangan kemitraan dan pembagian persentase antara pemilik kendaraan, pemilik rental, dan driver uber.

Formula pembagian persentase tersebut yang kemudian menjadi acuan bagi para pemilik kendaraan, pemilik rental dan driver uber.

Formulanya sebagai berikut:
Driver 35%
Rental (pinjam bendera) 5%
Pemilik Kendaraan 60%

Antara driver dan pemilik kendaraan ada juga yang sistem setoran
harian/mingguan/bulanan tergantung jenis kendaraan.

Dari formula diatas maka kita sudah bisa tahu kira-kira bagaimana
pembagian masing-masing pihak tergantung skenarionya


berhemat

Saya Ingin Bergabung Dengan Uber Tapi Tidak Tahu Jalan

problem-98376_1280

 

Banyak calon driver atau partner uber yang ingin bergabung namun menghadapi kendala karena tidak tahu jalan.

Sebenarnya masalah tidak tahu jalan ini dapat dipecahkan dengan beberapa cara sebagai berikut:

  1. Secara jujur mengakui kepada rider bahwa kita kurang mengenal daerah tujuan dan meminta panduan pada saat sudah memasuki daerah tersebut.
  2. Menginstall dan menggunakan aplikasi navigasi seperti waze. Namun menggunakan waze juga harus diwaspadai beberapa hal seperti – masuk ke jalan tikus, gang sempit, buntu/ada portal, atau bahkan kesalahan penamaan lokasi.
  3. Bergabung dengan komunitas driver uber (bisa berdasarkan daerah atau perusahaan rental) dan meminta petunjuk dari group WA apabila mengalami kesulitan navigasi.

Jadi mestinya masalah tidak tahu jalan tidak perlu menjadi penghalang bagi anda untuk bergabung dengan Uber

 


berhemat

Berapa Trip Rata-Rata Sehari Driver Uber Dapatkan

Jumlah rata-rata trip sangat tergantung pada durasi online dalam sehari dan kondisi kemacetan lalu-lintas. Namun rata-rata apabila seharian nguber bisa
mendapatkan sekitar 10-12 trip. Bagi pada driver uber yang latar belakangnya
adalah driver taxi professional, sehari bisa mendapatkan sampai dengan 18-20
trip.

Untuk UberMotor masih belum ada informasi berapa rata-rata trip yang bisa mereka dapatkan. Biasanya rider akan memilih UberMotor untuk jarak tempuh pendek atau pada saat lalulintas padat. UberMotor juga masih sedikit armadanya sehingga waktu tunggu antara request akan menjadi singkat. Bila diasumsikan sehari UberMotor bisa mencapai 2 kali lipat rata-rata trip UberX sehari maka mencapai 24 trip perhari.

Dengan adanya jaminan sewa minimum Rp28rb per order yang saat ini diberlakukan oleh Uber, maka driver UberMotor bisa mendapat Rp600rb-an per hari.


berhemat

Driver Uber yang Sangat Niat

money-1015277_1920

Beberapa driver yang sangat niat (karena bosan dicerewetin pasangannya atau mertua dirumah) bisa nguber berhari-hari dengan numpang beristirahat di tempat ibadah atau dimobil.
Rest area menjadi salah satu tempat favorit untuk beristirahat karena parkir gratis, ada tempat ibadah, ada pom bensin, tempat makan dengan harga terjangkau dan toilet yang bisa  digunakan untuk mandi.

Rupanya jumlah driver yang seperti ini jumlahnya cukup banyak. Bahkan bagi driver uber yang bergabung di rental (sehingga harus mengembalikan mobil ke pool) setelah nguber kemudian pulang kerumah ambil motor dan menjadi driver ojek motor online.

Mungkin bagi mereka sekarang dengan adanya UberMotor bisa bergabung di UberMotor juga.

Mungkin anda bertanya-tanya berapa kira2 penghasilan dari Driver Uber yang Sangat Niat seperti ini.


berhemat

Arti Penting Komunitas Driver Uber

friends-838993_1920

Sebagian besar driver uber tergabung dalam suatu komunitas yang terdiri dari beberapa puluh sampai dengan beberapa ratus anggota. Biasanya mereka
berkomunikasi dengan menggunakan group WA.

Komunitas terbentuk awalnya karena bergabung dalam perusahaan rental yang
sama atau berdasarkan regional tertentu. Dengan adanya komunitas, maka
para driver uber merasa lebih tenang pada saat nguber karena mereka bisa
mendapatkan bantuan pada saat menghadapi kendala, masalah atau minimnya
informasi.

Masalah-masalah yang biasa dihadapi pada saat nguber:
1. Ditilang Polisi
2. Mogok: Ban Gembos atau Aki Soak
3. Dijebak petugas keamanan bandara
4. Dijebak dishub
5. Penumpang gak mau bayar
6. Penumpang lebih dari 4 orang
7. HP hang/gak dapet sinyal
8. Masuk ke gang sempit
9. Udah nyamperin jauh-jauh tiba-tiba dicancel
10. Pintu masuk gedung kelewatan, muter lagi terlalu jauh
11. Lokasi parkir gratis sembari nunggu request
12. Lagi ngopi tiba-tiba ada request
13. Lokasi penjemputan “misterius”

Meskipun banyak yang telah tergabung dalam komunitas, ada juga driver
tertentu yang memilih untuk tidak tergabung dalam komunitas manapun.
Mudah-mudahan bisnisuber.com bisa membantu memberikan informasi yang
berguna baik bagi driver yang tidak tergabung dalam komunitas maupun
driver yang tergabung dalam komunitas.


berhemat