Layanan UberMOTOR di Jakarta

UberMOTO adalah versi sepeda motor dari layanan Uber. Secara umum layanan ini sama seperti Go-Jek, Grabbike, Blujek, dll.

Karena tujuan utama dari diluncurkannya layanan ini adalah untuk mengarungi kemacetan lalu-lintas maka UberMOTO diluncurkan pertama kali di kota yang terkenal paling macet sedunia, Bangkok, Thailand pada akhir Februari lalu.

Hari Kamis (3/3) lalu UberMOTO diluncurkan pula di Bengaluru, India sebagai kota kedua setelah Bangkok.

Layanan ini ditujukan sebagai sarana untuk menghindari kemacetan sama seperti yang terjadi di Bangkok.

Uber mengidentifikasi banyaknya pengendara sepeda motor komuter yang dapat
secara sambilan melayani UberMOTO dalam perjalanannya menuju ke tempat kerja dan kembali ke rumah.

Apabila layanan ini terbukti sukses, maka uberMOTO akan menjadi peluang ekspansi yang luar biasa bagi Uber mengingat jumlah sepeda motor di Bengaluru jumlahnya empat kali lipat dibandingkan jumlah mobil.

Untuk layanan UberMOTO ini Uber menggunakan sistem bagi hasil 80:20 dimana partner Uber akan mendapatkan 80persen sementara Uber 20persen.

Bagaimana dengan Indonesia?

Sejumlah sumber menyebutkan (sebagaimana dikutip dari beritasatu.com), pihak UberMOTOR sudah merekrut ribuan pengendara ojek untuk bersaing dengan ojek online lainnya yang sudah ada di Indonesia seperti GoJek dan GrabBike.

“Tentu saja, kami ingin membidik pasar lainnya seperti Indonesia,” ujar Kepala Ekspansi Uber untuk Asia, Douglas Ma.

Ma menjelaskan, itu pertama kalinya Uber meluncurkan UberMOTO di pasar dunia. “Kami berharap bisa mengembangkan diri dan berinovasi dengan cara kami sendiri. Kami yakin, kami dapat memberikan nilai yang jauh lebih besar dan efisiensi ketimbang pesaing lokal, seperti GoJek, yang teknologinya belum masuk level global,” ujar Ma.

Layanan UberMOTOR lebih baik dari GoJek atau GrabBike?

Aplikasi Uber telah teruji dapat bekerja dengan baik diberbagai belahan dunia. Seperti yang telah disampaikan oleh Douglas Ma, kemungkinan besar Uber dapat memberikan layanan yang lebih baik dan lebih efisien ketimbang pesaing lokal seperti GoJek.  Apalagi Uber dapat belajar dari kekurangan-kekurangan pesaing lokalnya di Indonesia seperti masalah privasi, gangguan sistem, keamanan data, dan lain sebagainya. Selain itu dengan pendanaan Uber yang sangat kuat,  sepertinya Uber telah memiliki semua yang diperlukan untuk menguasai pasar ojek sepeda motor di Indonesia.


berhemat