Bisnis Uber – Mengemudi dengan Uber – Cara Mendaftar Uber

Bergabung sebagai driver uber di Jakarta Surabaya Bandung Bali
Bergabung sebagai driver uber di Jakarta Surabaya Bandung Bali

Apakah anda tertarik menghasilkan pendapatan sebagai driver  Uber atau sebagai pengusaha/pebisnis  Uber, atau kedua-duanya?
Anda telah berada di tempat yang tepat. Halaman panduan ini mengulas tentang berbagai peluang untuk mendapatkan penghasilan dari kendaraan roda empat dan roda dua Disini anda dapat menemukan informasi mengenai berbagai jenis persyaratan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia transportasi roda empat dan roda dua Uber.

***Bagi Anda Yang Mau Daftar Uber Sebagai Rider/Penumpang/Pengguna Uber bisa Mendaftar di link ini (www.uber.com/invite/UBERJKT) untuk dapat Voucher Gratis Pertama kali pake Uber s/d Rp75rb rupiah ***

Ada tiga kelompok calon partner Uber sebagai berikut:

1. Pemilik mobil yang ingin mengemudikan kendaraan/ mobilnya sediri bersama Uber

2. Pemilik kendaraan/ Mobil yang ingin berbisnis Uber dan mempekerjakan driver (tidak mengemudikan kendaraan/ mobilnya sendiri)

3. Driver yang ingin mengemudi bersama Uber namun tidak memiliki kendaraan/ mobil.

Yang manapun anda dari ketiga kelompok diatas dapat bergabung dan berkembang bersama Uber. Anda bisa mendapatkan seluruh informasinya dalam website ini dan juga mendaftarkan email untuk mendapatkan informasi lebih lanjut yang bersifat untuk kalangan terbatas sehingga tidak dapat kami cantumkan dalam website ini.


Apabila anda sudah berminat untuk bergabung, maka anda bisa langsung mengisi formulir berikut di website Uber Klik Disini . Maka anda akan dihubungi oleh salah satu staff Uber. Jangan lupa untuk menyebutkan kode referral “UBERJKT” kepada staff Uber yang menghubungi anda. Dengan menyebutkan kode referral maka anda akan mendapatkan sign-up bonus Rp750.000 *)

berhemat



INFORMASI UMUM TENTANG UBER
  • Perkembangan Uber di Indonesia – Coming soon
  • Cara Mendaftar Uber Sebagai Rider/Penumpang – Coming soon
  • Cara Pemesanan Uber oleh Rider / Penumpang – Coming soon
  • Apa Itu Driver’s Rating? – Coming soon
  • Saya Ingin Bergabung Dengan Uber Tapi Saya Tidak Berlokasi Di Jakarta, Bali dan Bandung – Coming soon.
  • Legalitas Usaha Seperti Apa Yang Perlu Saya Siapkan Untuk Bergabung Dengan Uber? – coming soon
  • Apa itu Surat Keterangan Usaha (SKU) dan Bagaimana Cara Mengurusnya? – coming soon
  • Apa itu Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Bagaimana Cara Mengurusnya? – coming soon
Apabila anda sudah berminat untuk bergabung, maka anda bisa langsung mengisi formulir berikut di website Uber Klik Disini . Maka anda akan dihubungi oleh salah satu staff Uber. Jangan lupa untuk menyebutkan kode referral “UBERJKT” kepada staff Uber yang menghubungi anda. Dengan menyebutkan kode referral maka anda akan mendapatkan sign-up bonus Rp750.000 *)

berhemat



Saya Sudah Bergabung Dengan UBER – Bagimana www.bisnisuber.com Dapat Berguna Bagi Saya

Selain berisi materi Umum yang ditujukan bagi calon partner/driver Uber. Website ini juga memuat Informasi Khusus yang berguna bagi partner/driver yang sudah bergabung dengan Uber.

Anda bisa mendapatkan seluruh informasinya dalam website ini dan juga mendaftarkan email untuk mendapatkan informasi lebih lanjut yang bersifat untuk kalangan terbatas sehingga tidak dapat kami cantumkan dalam website ini.

INFORMASI KHUSUS UNTUK PARTNER/DRIVER YANG SUDAH BERGABUNG DENGAN UBER:

  • Apa Saja Fasilitas Tambahan Yang Perlu Disediakan di Mobil? – Coming soon
  • Apakah Perlu Memutar Musik atau Radio? – Coming soon
  • Mengapa Driver Bisa Di-Non Aktifkan Oleh Uber? – Coming soon
  • Cara Membangun Pelanggan Tetap Tanpa Melanggar Aturan Uber – Coming soon
  • Bagaimana Cara Mengantisipasi  Apabila Sewaktu-Waktu  ada Perubahan Kebijakan atau Aturan Uber  -Coming soon
  • Seni Berkomunikasi yang Baik dengan Penumpang dari Berbagai Latar Belakang – coming soon
  • Apa Yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Penumpang Mabuk atau Melakukan Tindakan Yang Diluar Etika Kesopanan? – Coming Soon
  • Apa Yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Rombongan Penumpang Yang Memaksa Masuk Melebihi Kapasitas Mobil? – Coming soon
  • Apa Yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Rombongan Penumpang Yang Membawa Barang Berukuran Besar atau Berat dan Melebihi Kapasitas Mobil – coming soon
  • Bagaimana Prosedur Penanganan Kendaraan Mogok di Jalan? – Coming soon
  • Bagaimana Prosedur Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas?– Coming soon
  • Mengapa Beda Waktu Operasional Akan Memberikan Penghasilan Yang Berbeda? – Coming soon
  • Bagaimana Cara Menentukan Waktu Operasional Yang Paling Menguntungkan? – Coming soon
  • Mengapa Berada di Lokasi yang Berbeda akan Memberikan Penghasilan Yang Berbeda? – Coming soon
  • Bagaimana Cara Mencari Tambahan Penghasilan Dengan Bonus? – Coming soon
  • Strategy Pamungkas Untuk Mendapatkan Lebih Banyak Penumpang – Coming soon
  • Cara Memanfaatkan Event-Event Besar Untuk Menambah Penghasilan – Coming soon
  • Bagaimana Cara Mengenali Pola “Surge Pricing” dan Memanfaatkannya – Coming soon
  • Sisi Negatif Surge Pricing dan Cara Menghindarinya – Coming soon
  • Cara Mendapatkan Penghasilan Tambahan Dari Referral – Coming soon
  • Cara Mendapatkan Trip Jarak Jauh – Coming soon
  • Cara Meminimalkan Waktu Tunggu Antar Trip – Coming soon
  • Bagaimana Cara Menambah Unit Kendaraan dan Memilih Unit yang Paling Tepat – Coming soon
  • Saya Sudah Terlanjur Bergabung Melalui Rental, Apakah Saya Bisa Mendaftar Ulang Langsung Sebagai Partner Uber? – Coming soon
  • Apabila Saya Ingin Membeli Unit dengan Cara Leasing , Apakah Pendapatan Uber Dapat Meng-Cover Angsuran Leasing? – Coming soon
  • Bagaimana Cara Menghemat Biaya Perawatan Kendaraan? – Coming soon
  • Apa Saja Asuransi Yang Harus Disiapkan Dan Berapa Biayanya? – Coming soon
  • Bagaimana Cara Menghemat Biaya BBM? – Coming soon
  • Cara Memonitor dan Mengendalikan Pengeluaran – Coming soon
  • Cara Mengatur Cashflow Pendapatan Untuk Membiayai Pengeluaran – Coming soon
  • Cara Menghitung Keuntungan Dari Suatu Periode Bulanan, Dwi-Mingguan dan Mingguan – coming soon
  • Cara Membuat Anggaran Biaya dan Implementasinya – coming soon
  • Cara Meminimalkan Resiko Operasional– coming soon

Apabila anda sudah berminat untuk bergabung, maka anda bisa langsung mengisi formulir berikut di website Uber Klik Disini . Maka anda akan dihubungi oleh salah satu staff Uber. Jangan lupa untuk menyebutkan kode referral “UBERJKT” kepada staff Uber yang menghubungi anda. Dengan menyebutkan kode referral maka anda akan mendapatkan sign-up bonus Rp750.000 *)
(*s/k berlaku)

Uber Mulai Mencatat Driver Yang Ugal-Ugalan

banner-1165976_1280

Mulai September ini, Uber mulai merekam data perjalanan
melalui aplikasi uber partner (aplikasi driver) untuk
mengetahui apakah perjalanan tersebut berjalan mulus
atau tidak. Data perjalanan yang direkam termasuk
rem mendadak, rem mendadak yang dilakukan sering,
banting setir dan akselerasi yang tajam (tancap gas).

Menurut Dorothy Chou, Head of Public Policy for safety,
privacy and security, sebagaimana dikutip oleh techinasia
hal ini ditujukan sebagai suatu peluang untuk meningkatkan
keselamatan perjalanan dengan menggunakan teknologu.

Ide utamanya adalah untuk menggunakan data sebagai referensi
untuk “memperkirakan, mencegah dan mengurangi” driver yang
ugal-ugalan yang beresiko terjadi kecelakaan atau mengurangi
kenyamanan penumpang.

Driver Uber di Singapura, Indonesia, Filipina, Australia,
Selandia Baru dan Bangalore akan mulai mendapatkan laporan
mengenai perjalanan mereka setiap hari melalui app.

Apakah driver akan mendapatkan teguran atau bahkan sanksi
berdasarkan laporan ini?

Hal tersebut belum dapat ditentukan saat
ini karena yang dicari berdasarkan data tersebut adalah
driver yang berbeda dengan yang lainnya yang berada di
lokasi yang sama. Driver yang “berbeda” inilah yang akan
dicatat dan didata.

Oleh karena itu bagi para Driver yang cara mengemudinya
“agresif” lebih baik mulai dari sekarang mulai mengurangi
hal tersebut karena Uber sudah mulai mencatat cara
mengemudi anda.

Ngu-ber On!


berhemat

Mengapa Penumpang Memberikan Rating 1-Star?

child-1548229_1280

Seperti yang sudah disampaikan dalam posting sebelumnya mengenai

bagaimana cara mendapatkan rating bintang lima, terkadang rating
tidak berkaitan dengan diri kita sendiri melainkan kombinasi dari
situasi dan kondisi.

Terkadang karena satu dan lain hal penumpang memberikan rating
satu bintang yang kadang membuat frustrasi.

Mengapa penumpang memberikan rating satu bintang?

1. Kejadian yang paling sering adalah salah pencet.
Masalahnya penumpang tidak sadar kalau salah pencet dan kalaupun
sadar mereka tidak tau bagaimana cara memperbaiki kesalahan pencet
tersebut.
Hidup memang kejam.

2. Mereka bermasalah dan mereka tau akan dikasih rating jelek jadi mereka
sengaja memberikan rating jelek duluan.
Hidup memang sangat kejam.

3. Driver melakukan hal-hal yang membahayakan, melakukan kecurangan, berbuat
tidak sopan dll.
Kalau memang kejadiannya seperti ini memang pantas diberikan satu bintang
supaya tidak merusak nama baik dan periuk nasi driver lainnya yang memang
niat dan bekerja keras.

Ingat selalu tersenyum berdoa dan berharap yang terbaik.

Ng-uber On!


berhemat

Apakah Perlu Memasang Pewangi Mobil dan Jenis Pewangi Apa yang Cocok?

sunflowers-1572369_1280

Sebagai manusia yang memiliki tingkat adaptasi yang tinggi, seorang driver
tidak akan bisa menjadi “penilai” yang obyektif akan bau-bauan didalam mobil.
Karena kita akan menjadi terbiasa mencium bau yang sama selama berhari-hari
ataupun berbulan-bulan. Sama seperti pasukan oranye atau pemulung sudah tidak lagi bermasalah dengan bau sampah yang dihadapinya sehari-hari.

Jadi apakah mobil kita segar, wangi, asem, atau bahkan pahit hanya bisa
dirasakan oleh penumpang. Oleh karena itu kita harus membuat suatu prosedur
harian yang harus kita lakukan untuk memastikan bahwa aroma mobil kita
segar dan wangi.

Baiklah mari kita mulai dengan hal-hal berikut:

1. Kebersihan
Inti dari kesegaran aroma dan kemampuan pewangi untuk mewangikan mobil
sangat tergantung dari kebersihan dari kabin mobil. Sebanyak apapun
pewangi yang digelontorkan, kalau kabin tidak bersih maka percuma saja.
Oleh karena itu, tanpa alasan apapun kabin mobil harus dibersihkan setiap
hari.

2. Menetralkan Bau
Setelah kabin dibersihkan dengan baik, coba cium apakah aromanya sudah
segar ataukah ternyata masih ada bau-bau tidak sedap yang masih bercokol.
Kalau masih ada bau-bauan yang tidak sedap yang masih bercokol, maka
kita harus netralkan bau-bauan tersebut sehingga tidak akan menggangu
pewangi yang akan kita gunakan.

Cara menetralkan bau-bau tidak sedap dalam kabin:
A. Bubuk Kopi (yang murah-murah saja)
B. Penyerap Bau (merk Bagus atau Gajah)
C. Roti Gosong (roti tawar dipanggang sampai gosong)
D. Mengelap/Membersihkan kursi-kursi dan bagian-bagian kabin yang
bersentuhan/menempel kulit dan menyerap keringat dengan antiseptik
seperti Detol (boleh yang antiseptic tangan berbahan dasar alkohol
atau yang dicampur air) yang penting pembunuh kuman penyebab bau.

Apabila ternyata bau-bauan tersebut tidak hilang juga, maka ada kemungkinan
bahwa bau tersebut bersumber pada AC mobil. Untuk itu AC perlu diservice
atau diganti filternya.

3. Pewangi Yang Bisa Digunakan
Setelah kabin bersih dan bau-bauan tidak sedap dinetralkan, maka kita
bisa menempatkan pewangi. Masalah utama dari pemilihan pewangi adalah
kita tidak bisa memilih satu pewangi yang disukai oleh setiap penumpang.
Misalnya: Kita memilih pewangi lemon, ada yang tidak suka lemon, katanya
membuat mual dan ingin muntah.

Jadi hal pertama yang perlu kita ketahui adalah TIDAK ADA SATU PEWANGI
MANAPUN YANG AKAN DISUKAI OLEH SEMUA PENUMPANG.

Oleh karena itu kita bisa memilih mana pewangi yang ingin kita gunakan
apakah pewangi tradisional atau pewangi mobil atau parfum.

Pewangi tradisional misalnya potongan daun pandan, mangga kweni (diletakkan
mulai dari hijau, matang sampai hampir busuk kemudian ganti lagi yang baru),
kulit jeruk, hio (tidak perlu dibakar, cukup ditaruh saja – tapi gak jaminan
kalau nanti ada “penumpang” tambahan), dll.

Pewangi mobil misalnya Ambipur (mahal euy), Glade, dll tapi JANGAN pakai
pewangi ruangan yang bukan untuk mobil karena bisa menimbulkan bau asam
di AC mobil.

Parfum misalnya Hermes (gila parfum 1,6 juta!) maaf maksudnya parfum boleh
apa saja, yang penting disukai baik pria maupun wanita. Favorite saya adalah
Adidas Deep Energy (rp110rb) dan Gatsby Scent of Beach (Rp98rb) harganya tidak
mahal tapi tahan lama, parfum cowok tapi disukai oleh cewek.

Setelah dilakukan langkah-langkah diatas, kita perlu melakukan hal-hal berikut
supaya seluruh jerih payah kita tidak sia-sia:

1. Tidak merokok di mobil dan meminta penumpang kita untuk tidak merokok.
2. Tidak memasukkan benda-benda berbau tajam di dalam kabin seperti jaket
yang sudah 1 bulan tidak dicuci, durian, pete, jengkol dll.
3. Meminta dengan hormat kepada penumpang untuk tidak makan di dalam mobil.

Ng-uber on!


berhemat

Perbedaan Sistem Tarif Uber, GrabCar dan GoCar

Saat ini sudah ada tiga layanan transportasi online berbasis aplikasi yang menawarkan pengantaran menggunakan mobil atau motor.

Aplikasi tersebut yaitu, Gojek dengan Gojek dan Go Car, Grab dengan Grabbike dan GrabCar dan Uber dengan UberX/Black dan UberMoto.

sumber: jalantikus
sumber: jalantikus

Ketiganya menawarkan layanan pengantaran dengan armada mobil maupun motor yang kurang lebih sama, namun demikian masing-masing
memiliki sistem tarif yang berbeda. Uber menawarkan tarif dengan sistem tarif dasar, biaya perkilometer dan tarif menunggu.
Sedangkan GrabCar dan GoCar menawarkan tarif datar sesuai yang tertera dalam aplikasi.

Ketiga aplikasi juga menawarkan sistem permbayaran yang berbeda-beda.

Go Car menawarkan pilihan pembayaran secara tunai atau secara non tunai dengan Go Pay.

Grab Car menawarkan sistem pembayaran tunai atau pembayaran non tunai dengan Grab Pay. Layanan Grab Pay serupa dengan Go Pay.

Uber menawarkan tiga pilihan pembayaran, yaitu secara tunai, autodebit kartu debit Bank Mandiri dan auto kredit kartu kredit aneka Bank.

Pada ketentuan pembatalan pemesanan, hanya Uber yang mengenakan biaya pembatalan. Uber menetapkan tarif Rp 10 ribu untuk pembatalan yang
dilakukan lebih dari 5 menit. Sedangkan Grab Car dan Go Car tidak menetapkan biaya atas pembatalan pemesanan.

Berikut sistem tarif yang digunakan ketiga aplikasi:

Go Car
Tarif minimum : Rp 10.000
Tarif perkilometer : Rp 3.500
Tarif Pembatalan : Rp 0

Grab car
Tarif minimum : Rp 10.000
Tarif Pembatalan : Rp 0

Uber X
Tarif minimum : Rp 3.000
Tarif Dasar : Ro 3.000
Tarif Per Kilometer : Rp 2001,44
Tarif Pembatalan : Rp 10.000
Tarif Menunggu : Rp 300 per menit

sumber: tempo.co

Diluar tarif dasar diatas, Uber dan GrabCar mengenakan tarif extra pada jam-jam sibuk yang bisa berkali-kali lipat dari tarif dasar.
Misalnya di daerah SCBD pada jam pulang kerja dan kondisi hujan, tarif bisa mencapai lebih dari 3 kali lipat dari tarif dasar.


berhemat

Down Payment DP Mobil Nol Persen untuk Armada Uber

Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memangkas uang muka atau down payment  (DP) menjadi nol persen punya sisi negatif dan positif. Sebagaimana dikutip dari viva.co.id

Rencananya, kebijakan tersebut dibuat untuk menstimulan daya beli masyarakat
untuk kendaraan, agar Industri otomotif kembali naik.

Namun tak dipungkiri, kebijakan ini juga sedikit menyusahkan beberapa perusahaan pembayaran. Apabila rencana kebijakan tersebut jadi diterapkan bulan september  nanti, akan semakin membuat risiko multifinance lebih tinggi karena konsumen akan  semakin mudah mengambil kendaraan dan rentan terhadap resiko.

Pertanyaannya apakah pelaksanaannya akan seperti itu? Karena sampai saat ini-pun driver bisa mendapatkan kendaraan dengan DP serendah 5jt. Jadi sebenarnya resiko sudah ada dari dulu, jauh sebelum rencana OJK untuk memberlakukan DP nol persen.

Bedanya saat ini dengan adanya trick cash-back yang umum diberlakukan oleh dealer dan perusahaan finance, secara logika bodohnya apabila yang tadinya dengan aturan DP saja DP hanya 5jt maka dengan aturan DP nol persen, bisa jadi debitur bukan hanya tidak perlu bayar DP malah bisa2 dapat cashback belasan juta.  Kalau ini betul bisa terjadi, maka selain driver bisa dapat kredit mobil tanpa DP, masih dapat cashback pula buat modal operasional bulan-bulan awal.

Ngu-Uber on!


berhemat

Teminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta Ruwet Membingungkan dan Membahayakan

teminal 3

Kemarin adalah hari pertama terminal 3 ultimate (atau yang sekarang disebut terminal 3)
digunakan secara resmi. Untuk hari pertama dikabarkan ada 300 penerbangan yang dilaksanakan
melalui terminal 3. Kurang lebih ada 6000 penumpang yang menggunakan terminal 3 pada hari itu.

Berdasarkan pembicaraan dengan rekan-rekan driver uber yang mengetahui situasi di lapangan
disampaikan bahwa permasalahan utama dari operasional terminal 3 adalah TIDAK ADANYA RAMBU-RAMBU
yang jelas dan para petugas yang ditempatkan di lapangan adalah PETUGAS BARU yang sama-sama
kurang paham alur dan tata cara penumpang berangkat dan kedatangan. Para penumpang yang kebanyakan
sempat salah terminal (ke terminal 2) atau ke terminal 3 lama harus menemui penumpukan kendaraan
di jalur Terminal 3 karena TIDAK ADANYA KEJELASAN MENGENAI PARKIR sehingga mobil pengantar maupun
penjemput memilih untuk ngetem/berhenti di jalur kendaraan. Para petugas-pun tidak melakukan pengaturan
sehingga tidak terdapat KETERTIBAN berkaitan dengan traffic kendaraan.

Malamnya kita semua bisa membaca di pemberitaan media bahwa dibagian dalam terminal 3 tidak terdapat rambu
yang jelas sehingga para penumpang kebingungan. Selain itu kursi yang tersedia sangat terbatas sehingga para
penumpang terpaksa lesehan di lantai.

Sekjen PDIP, Hasto K. secara tegas memberikan kesaksian bahwa Terminal 3 tidak siap dan membahayakan para penumpang.

Bagi kawan-kawan driver yang mengantar ke bandara mohon dapat memastikan bahwa penumpang ybs menuju terminal yang
tepat dan mengantisipasi kendala-kendala yang terjadi pada hari kemarin. Percayalah bahwa kendala ini hanyalah diawal saja, kedepannya segalanya akan menjadi lebih baik.

Ngu-Uber on!


berhemat

UberPool Ribet Kurang Nyaman dan Lama Sampainya

 

Setelah sekitar seminggu UberPool diberlakukan di Jakarta, sudah mulai ada
feedback dari rider dan driver tentang pengalaman mereka ber-uberpool.

Banyak dari rider maupun driver yang masih bingung dengan mekanisme dan cara menggunakan UberPool. Ada beberapa rider yang salah paham dan akhirnya membatalkan request. Ada pula beberapa yang memang sengaja memilih UberPool karena ingin mencoba bagaimana rasanya.

Tanggapan dari rider sebagian besar merasa kurang nyaman karena harus berbagi kendaraan sampai dengan 3 (tiga) pihak yang berbeda. Dalam tulisan sebelumnya diasumsikan bahwa UberPool menyatukan 2 (Dua) trip, ternyata bukan hanya 2 namun bisa sampai 3 (tiga) trip. Bisa dibayangkan ribetnya, lamanya dan mati gayanya ada 3 kali pick-up dan 3 kali drop-off.

YA sebenarnya kalau dibayangkan aja sih pasti terlihat gak ada bagus-bagusnya,
tapi yang perlu diingat bahwa UberPool masih baru, jadi tidak banyak yang request.

Pada saat rider mulai memilih UberPool, maka baik rider dan driver akan menjadi terbiasa dan tidak kagok atau bingung, seluruh trip akan lebih efisien, jarak dan waktu tunggu akan makin singkat dan kita akan makin terbiasa berbagi kendaraan dengan orang yang belum kita kenal.

Akhirnya UberPool akan menjadi tidak ribet, nyaman, tidak lama nyampenya dan yang paling penting lebih hemat.

Untuk itu marilah mulai menggunakan UberPool untuk request berikutnya supaya UberPool akan semakin cepat menjadi solusi yang tidak ribet, nyaman, cepat dan hemat. Driver uber pun akan semakin ramah dan ceria karena dengan menyatukan trip maka penghasilan mereka akan lebih besar dengan biaya yang sama.


berhemat

Bagaimana Cara Mendapatkan Rating 5-Star Dari Penumpang?

UberIndonesia dalam channel youtubenya telah memberikan video tutorial yang saya sertakan diatas mengenai bagaimana cara-nya mendapat rating bintang 5 (lima) dari rider.

Seperti yang telah disampaikan pada saat training, untuk setiap selesai trip maka
driver akan diminta memberikan rating rider dan rider akan memberikan rating pada driver.

Berdasarkan tips dari Uber, untuk mendapatkan rating bintang 5 maka driver harus seperti ini:
1. Pakaian rapih, mobil bersih
2. Cepat jawab panggilan, paham lokasi penjemputan
3. Bukakan pintu jika memungkinkan
4. Kenali konsumen: apakah dia ingin lewat jalan tikus atau jalan utama?
5. Setir dengan enak, sabar, legowo
6. Ramah tamah dan komunikasi jelas
7. Kenali rute perjalanan

Masalahnya adalah tidak semua rider familiar dengan sistem rating seperti ini dan tidak paham bahwa layanan yang baik itu mestinya diberikan 5 bintang bukan 3 bintang. Hal ini disebabkan oleh pandangan umum bahwa kesempurnaan adalah mutlak milik Tuhan dan manusia cukup dapat maksimal 4 bintang saja.

Selain itu juga ada yang namanya potensi miskomunikasi (kalau ridernya orang asing atau luar kota) yang kadang-kadang terlalu curiga dibawa muter-muter atau memang sudah niat gak mau bayar.

Jadi intinya adalah sebagai driver hanya bisa mencoba memberikan yang terbaik yang bisa dilakukan ditengah-tengah kemacetan Jakarta yang membuat stress dan berbagai macam latar belakang rider yang masing-masing juga memiliki masalahnya sendiri.

Rating bintang lima bukanlah mutlak akibat dari pihak driver sendiri melainkan banyak faktor yang lain seperti keberuntungan, serendipity, latar belakang rider, situasi kemacetan, cuaca, dan apakah pas tanggal muda/tua.

Oleh karena itu setiap kali nguber, mulailah dengan berdoa dan tersenyum, berharap yang terbaik. Uber On!


berhemat

Layanan UberPOOL di Jakarta

uberpool

UberPOOL adalah sebuah fasilitas baru yang disediakan oleh Uber dimana rider dapat memilih untuk berbagi tumpangan kepada rider uber lain yang searah. Uber akan secara otomatis menghitung dan mencocokan 2 (dua) request UberPOOL yang searah dimana tambahan waktu (apabila dibandingkan dengan tidak berbagi tumpangan) hanya 5 menit atau kurang. Karena terdapat 2 (dua) request untuk 1 trip UberPOOL, maka masing-masing rider hanya bisa berdua sehingga total rider dalam satu kendaraan maksimal 4 penumpang.

Misalnya begini:

Ana bersama temannya Natasha ingin menggunakan Uber dari Pondok Indah Mall menuju Pacific Place

Joni ingin menggunakan Uber dari Wisma Pondok Indah menuju Energy Building di SCBD.

Pada saat Ana maupun Joni hendak request Uber, ternyata ada pilihan baru yaitu UberPOOL. UberPOOL memungkinkan rider untuk berbagi tumpangan yang searah. Apabila Ana maupun Joni tidak mau berbagi tumpangan, maka bisa request seperti biasa. Namun apabila mereka masing-masing tidak keberatan untuk berbagi tumpangan, mereka bisa memilih UberPOOL dan mendapatkan 25% discount dari harga normal apabila mereka tidak berbagi tumpangan.

Karena Ana hanya berdua dan Joni hanya sendirian, mereka berpikir lebih baik menggunakan UberPOOL selain menghemat biaya 25% juga dapat membantu mengurangi kemacetan.

Akhirnya datanglah Uber menjemput Ana dan Natasha di PI Mall, lalu menjemput Joni di Wisma PI dan kemudian Uber membawa mereka ke SCBD, menurunkan Joni di Energy Building dan akhirnya Ana dan Natasha di Pacific Place.

Yang perlu diperhatikan saat memilih Opsi UberPOOL:
1. Pastikan anda hanya sendiri atau paling banyak berdua
2. Harus siap di lokasi penjemputan karena driver hanya akan menunggu 2 menit.
3. Karena berbagi tumpangan, maka anda tidak bisa mampir-mampir atau mengubah tujuan.

Nah sekarang tentunya akan ada pertanyaan, apa untungnya bagi driver dengan adanya UberPOOL?
Keuntunganya adalah:
1. Kalau 2 trip yang berbeda, antara selesai trip pertama dan mulai trip kedua argo tidak jalan. UberPOOL ini kan sebenarnya 2 trip tapi jadi satu, jadi argo start pada saat jemputan pertama sampai drop off terakhir.
2. Karena discount hanya 25%, maka meskipun UberPOOL menyatukan 2 trip jadi 1, argo dihitung senilai 1,5 trip – padahal biaya bensin, waktu, capeknya 1 trip

Contoh:
Satu trip PI ke SCBD sekitar Rp24 ribu
UberPOOL menyatukan 2 trip yang masing2 discount 25% jadi Rp18ribu dikalikan 2 = Rp36 ribu.
Biaya semua sama dengan 1 trip tapi argo senilai 1,5 trip.

berhemat

Masalah-Masalah Pembagian Komisi Driver, Pemilik Kendaraan dan Rental

euro-447214_1920

 

Dalam artikel sebelumnya dijelaskan bahwa terdapat para hero, leader dan pioneer  dalam perkembangan uber di Indonesia yang kemudian menetapkan arah dasar pengembangan kemitraan dan pembagian persentase antara pemilik kendaraan, pemilik rental, dan driver uber.

Formula pembagian persentase tersebut yang kemudian menjadi acuan bagi para pemilik kendaraan, pemilik rental dan driver uber.

Masalahnya adalah ada beberapa pihak (baik pemilik kendaraan maupun pemilik rental) yang merasa berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan pihak lain (misalnya driver) sehingga mereka tidak mau mengikuti formula pembagian persentase yang umum berlaku. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan pihak yang merasa dirugikan dan kemudian mulailah mereka mencari peluang ditempat lain.

Sebagai contoh, banyak partner uber yang telah terlanjur bergabung dengan pinjam bendera rental kemudian mencari cara agar bisa keluar dari naungan rental dan langsung bergabung dengan uber sebagai individu.

Selain itu ketidakpuasan juga mungkin dirasakan oleh driver uber yang pembagian persentasenya  tidak sesuai dengan pasaran atau keberatan dengan sistem gaji tetap.

Sebagian besar ketidakpuasan/masalah terjadi karena pembagian yang tidak sesuai dengan pasaran,
namun ada juga masalah yang terjadi meskipun pembagian sudah sesuai dengan pasaran.

Misalnya mengenai rental. Ada pihak rental yang memberikan support penuh pada mitranya dalam keadaan timbul masalah di jalan: tilang, razia, mogok, tersesat, apps error, etc sehingga para mitra merasa puas meskipun harus memberikan bagian 5% kepada rental.

Namun ada juga rental yang menganggap bahwa mereka cukup menyediakan jasa “pinjam bendera” tanpa memberikan support apapun kepada mitranya. Tentu hal ini akan menimbulkan masalah apabila para mitra kemudian mengetahui bahwa kalau di rental lain bayar 5% mendapatkan support penuh, bukan hanya fee “pinjam bendera”


berhemat